KAPOLRES PONOROGO PIMPIN UPACARA BENDERA BULANAN SETIAP TANGGAL 17

PONOROGO – Kapolres Ponorogo Akbp Radiant,S.I.k, M.Hum memimpin Upacara Bendera Bulanan Polres Ponorogo yang di laksanakan setiap bulan, bertempat dihalaman Polres Ponorogo , Rabu (17/04/18)  pukul 08.00 Wib.

Pada kesempatan ini kapolres menyampaikan, bahwa upacara bendera yang kita laksanakan saat ini jangan dianggap sebagai kegiatan rutin, namun  harus dimaknai sebagai momentum untuk melatih tanggung jawab, memupuk jiwa patriotik, menanamkan kembali nilai-nilai dan semangat nasionalisme pada setiap individu anggota polri dan pns polri. Hal ini penting untuk membangun karakter dan jati diri polri serta memberikan inspirasi dan motivasi bagi peningkatan pengabdian kita yang dilandasi oleh semangat tribrata, catur prasetya dan panca prasetya korpri

 

 Upacara bendera  yang kita laksanakan ini untuk menjaga soliditas  anggota polri dan pns polri mulai dari tingkat atas hingga tingkat bawah dalam rangka mengamankan kebijakan pemerintah guna menciptakan daerah yang aman dan tentram. Sebagaimana kita ketahui agenda nasional pilkada serentak 2018 masa kampanye dilaksanakan pada tanggal 15 pebruari 2018 s.d. 23 juni 2018, sedangkan pemungutan dan penghitungan suara di tps dilaksanakan tanggal 27 juni 2018, sebagai anggota polri kita harus siap dalam segala hal untuk menghadapi meningkatnya suhu politik pada saat kampanye hingga pemungutan dan penghitungan suara nanti.

 

Dalam menghadapi pilkada tersebut strategi dan langkah yang kita kedepankan adalah melaksanakan deteksi dini dan kaji secara berkesinambungan setiap perkembangan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflik baik vertikal maupun horizontal, oleh karena itu kita dituntut agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiap siagaan dalam segala aspek untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak kita inginkan.

Untuk itu polri harus mampu  memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di sekelilingnya, dengan bersungguh-sungguh memegang komitmen netralitas, dalam konteks penyelenggaraan pilkada serentak 2018, yang telah menjadi keputusan mahkamah konstitusi. Agar demokrasi yang telah kita bangun dengan susah payah ini tetap terpelihara dan pembangunan nasional dapat berjalan lancar oleh kondisi stabilitas nasional yang mantab.

Polri sama sekali tidak menginginkan adanya tindakan kelompok-kelompok tertentu, yang ingin mengganggu stabilitas nasional dan merusak struktur sosial yang telah dibangun dengan baik, khususnya terkait dengan penyelenggaraan pilkada serentak 2018, bila gangguan stabilitas itu terjadi, polri bertekad kuat dengan segala resiko yang terjadi akan bertindak tegas dalam menyelamatkan masyarakat, bangsa, dan negara ini.untuk itu, disamping netral dalam pilkada,  polri juga harus tegas dan tidak boleh ragu-ragu, dengan tetap melakukan aksi secara terukur, terkendali dan profesional dalam mengatasi ancaman dan gangguan.

Artinya polri tidak boleh pilih kasih, tidak boleh pandang bulu dalam mengambil tindakan terhadap siapapun yang berniat mengganggu stabilitas nasional. kita berharap pelaksanaan proses pilkada serentak 2018 dapat berlangsung dengan tertib, lancar, aman dan damai. Demikian Amanat saya semoga tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara  yang kita cintai ini.