Penandatanganan pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri Tahun 2018

PONOROGO-Pengarahan Kapolres Ponorogo kepada panitia dan pengawas internal dan eksternal,calon siswa serta orang tua/wali dalam penerimaan anggota Polri T.A. 2018 secara terpadu (AKPOL, Bintara, Tamtama) dirangkaian penandatanganan pakta integritas, di Gedung Apolo Kab Ponorogo, Jum’at (13/04/18) pukul 08.00 wib

Pelaksanaan penandatangan Pakta Integritas kepada panitia dan pengawas internal dan eksternal serta perwakilan dari orang tua calon siswa serta calon siswa merupakan tekad Polri mewujudkan rangkaian penerimaan anggota Polri yang clean and clear dalam penerimaan calon anggota Polri terpadu tahun anggaran 2018 oleh panitia bantuan penerimaan Polres Ponorogo daerah Jawa Timur. Pembacaan dan penandatanganan pakta integritas itu dilakukan 7 orang perwakilan panitia dan pengawas Internal dan masing-masing perwakilan peserta seleksi penerimaan Polri yang disaksikan seluruh panitia,pengawas dan orang tuan peserta seleksi penerimaan Polri 2018.

Pakta integritas yang dibacakan secara bergantian yang pada intinya menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) selama proses seleksi berlangsung.
Kapolres Ponorogo Akbp Radiant,S.i.k.,M.Hum menjelaskan, RIM Polri, T.A. 2018 bertekad wujudkan zero KKN, Broker, Pungli, Rekayasa, dan Konspirasi
Lebih lanjut Kapolres Ponorogo menjelaskan, Animo masyarakat sampai saat ini yaitu pendaftar 196 orang diantaranya,Akpol 9 orang , Bintara Umum 180 ,Tamtama 5 orang, Ti 1 orang, kimia 1 orang dimana pendaftaran  Polri telah ditutup pada 12 April 2018.

Kapolres Ponorogo Akbp Radiant,S.i.k,M.Hum mengatakan, dengan dibaca serta ditandatangani pakta integritas itu, maka semua pihak yang terkait dalam penerimaan ini telah sepakat untuk menghindari segala bentuk kecurangan.

Dia menegaskan, pelaksanaan setiap tahapan seleksi penerimaan calon anggota Polri mengedepankan prinsip “BETAH” yakni Bersih, Transparan, Akuntabel,Humanis dan Clear and Clean” Jangan main-main nasib orang, bisa jadi berbalik kepada diri kita,  aturan sudah jelas bila melanggar, akan ada sanksi.saya perintahkan laksanakan RIM Polri T.A. 2018 sesuai aturan,” tegas Kapolres Ponorogo.

“Proses penerimaan dari awal hingga akhir diharapkan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai panitia hilangkan stigma masuk Polisi bayar,” kata Kapolres.
Dia berharap panitia RIM Polri T.A.2018 agar memiliki persepsi yang sama untuk kepentingan bangsa dan negara, dengan menyaring dengan baik agar peroleh hasil terbaik dari yang baik.
“Seluruh panitia agar memiliki komitmen Menjalankan RIM Polri 2018 dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Kapolres.

Hadir pada kegiatan itu, Ketua DPRD Ponorogo,Wakapolres, dan para Pejabat Utama Polres Ponorogo, Kapolsek Jajaran Polres Ponorogo,panitia eksternal dari Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,Kementrian Agama Ponorog,LSM.