Satu DPO Pembunuhan Sopir Ojek Online Ditangkap

PONOROGO – Setelah satu bulan menjadi daftar pencarian orang (DPO), Polisi Polres Ponorogo akhirnya berhasil menangkap MI, pemuda berusia 26th, warga Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo.

Polisi akhirnya berhasil menangkap satu dari empat buronan atau DPO kasus pengeroyokan hingga mengakibatkan Zainul Arifin tewas bersimpah darah di sebuah kamar kost di kawasan ponorogo kota awal bulan Juni lalu.

‘’Pelaku berhasil ditangkap saat bersembunyi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Saat ditangkap pelaku sempat melakukan perlawanan, makanya anggota melakukan tindakan tegas,’’ kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant (11/7).

Selama ini, pelaku yang juga residivis kasus narkoba dan pengeroyokan ini selalu berpindah pindah lokasi untuk menghidari kejaran petugas. Mulai dari ke Sidoharjo, Lamongan dan Solo.

Polisi berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Pasuruan. ‘’Anggota akhirnya mendapati pelaku bersembunyi di wilayah Pasuruan. Saat itu pelaku juga hendak melakukan aksi pembegalan,’’ tutur Kapolres.

Dihadapan Polisi, pelaku nekat mengeroyok dan menganiaya sopir ojek online ini lantaran kesal karena rekannya dimaki maki korban.  ‘’Yang bersangkutan menggunakan helm dan dipukulkan di kepala dan dada korban,’’ jelasnya.

Atas perbutannya pelaku bakal dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang pengroyokan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.